Rabu, 12 Juni 2013

“Kata Rindu”


Kau mengajarkanku untuk merasakan arti dari sebuah kata “rindu”
Kau memaksaku untuk hadir dalam masa dimana aku tak dapat melihatmu
Kau memberiku kesempatan untuk dapat merasakan betapa indahnya masa sulit itu
Dan pada akhirnya aku mengerti, aku tahu dan aku merasakan
Bahwa sebenarnya Rindu adalah
Kata yang indah
Masa yang indah
Dan saat-saat yang indah
Aku dapat mengukur sebesar apakah rasa ini bila tanpa dirimu
Aku dapat merasakan betapa sulitnya melewati masa yang dinamakan “Rindu”
Dan kau membuatku merasakan bahwa rindu itu indah
Tidak ada rasa yang alami tanpa adanya kata Rindu
Bagimu rindu bukanlah masa dimana kita harus segera bertemu
Namun rindu adalah masa dimana kita dapat menahan rasa sabar
Bahwa bertemu denganmu bukanlah sesuatu yang indah
Namun merindukanmu adalah masa yang indah.


Sabtu, 01 Juni 2013

Diam




Diam,
Dalam hening kau terdiam
Dalam ramai kau terdiam
Menyimpan seribu rencana
Menyimpan berbagai harapan
Diam,
Dalam diam kau berfikir
Dalam diam kau tersenyum
Namun, tahukah kau?
Diammu membuatku ragu
Diammu membuatku bingung
Dalam hati bertanya,
Apa yang kau sembunyikan?
Apa yang kau rencanakan?
Apa yang ada dalam fikiranmu?
Apa yang ada dalam hatimu?
Tak ada jawaban,
Kau hanya terdiam.
Ya, kau hanya diam.
Tetapi, tahukah kau akan satu hal?
Dalam diammu, aku mengerti.
Aku tahu kau menyimpan sesuatu.
Aku tidak tahu apa itu,
Namun aku tahu,
Dalam diammu tersimpan kata “kita”.

Jumat, 31 Mei 2013

Hujan, Temani Aku!

Hujan, dimana kau?
Aku membutuhkanmu.
Aku mohon turunlah!
Temani aku.
Aku tak ingin menangis sendiri.
Saat ini,
Aku tak ingin matahari bersinar terang.
Aku tak ingin rembulan menghiasi malam.
Aku tak ingin bintang-bintang menghiasi angkasa.
Yang ku mau hanyalah hujan.
Turunlah hujan!
Temani aku.
Basahi jiwa ini.
Agar, air mata ini jatuh tak sendiri.

Waktu

waktu,
ada apa dengan waktu?
Mengapa harus menyalahkan waktu?
Waktu tidak tahu apa-apa.
Waktu hanya berjalan sesuai dengan takdirnya.
Waktu tidak mungkin diam,
Hanya saja kita yang terlalu banyak diam.
Kita tidak dapat menyesuaikan dengan waktu.
Kita hanya dapat menunggu waktu.
Namun waktu tidak ingin ditunggu,
Waktu tidak dapat menghampiri.
Kita yang harus mengejar waktu.
Waktu,
Tak dapat dilihat
Tak dapat diraih
Tak dapat disentuh
Tak dapat dicium
Namun dapat dirasakan
Itulah waktu
Terus hadir,
terus berjalan seiring dengan berjalannya waktu.